Kalender Jawa lengkap dengan pasaran, neptu, tanggal dan bulan Jawa, serta wuku. Ketuk tanggal mana pun untuk melihat detailnya.
Tentang Kalender Jawa
Kalender Jawa Islam diciptakan Sultan Agung pada 1633 M dengan memadukan penanggalan Saka dan Hijriah. Tahunnya mengikuti bulan, dengan siklus delapan tahunan (windu) bernama Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. Alat ini memakai kurup Asapon yang berlaku sejak 1936 M. Pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) berputar setiap lima hari dan bersama hari tujuh membentuk weton yang berulang tiap 35 hari.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda kalender Jawa dengan Hijriah?
Keduanya memakai bulan, tetapi bulan Jawa memakai pola 29/30 hari tetap dan tahun kabisat Jawa memakai siklus windu, sehingga tanggalnya kadang berselisih satu hari dari Hijriah.
Kapan 1 Suro?
Tahun baru Jawa jatuh bersamaan dengan 1 Muharram. Kalender ini menandainya sebagai 1 Suro.
Konten ini bersifat budaya dan hiburan, bukan nasihat medis, hukum, atau keuangan. Hasil tidak menggantikan pertimbangan Anda sendiri.